Babbling Space ║ Ulfatu Wirdah

One Kind Word Can Change Someone's Entire Day

Wednesday, July 12

Setengah

Blog adalah tempat nyambat terbaik selain twitter jadi kalau isinya ngeluh terus ya emang ini tempatnya. Twitter juga udah gak asyik semenjak dibeli elon jadi banyak aturan. 
Mau nyambat di threads masih jaim karena nyambung ke ig, dahlah disini aja misuh-misuhnya.
Pinterest
Mau nyambat tentang 2023 udah setengah lewat aja ternyata.
Sedih, apa-apa semua gak terasa ya sekarang. Eh tiba-tiba 2019 tahun depan udah jadi 5 tahun aja, tahun depan udah pilpres lagi, dan bocil 2000-an bukan anak-anak lagi woyy.! 
Mereka udah pada nikah dan beranak. Sementara 97 line (aku) masih nangisin perkara gak bisa ikut war ticket konser bias, pengen nonton konser tapi gak mungkin inpo pinjol. Yaudah la nungguin film Barbie sama Wonka tayang aja.



BTW, hal negatif setengah 2023 ini juga makin banyak berita-berita perselingkuhan, KDRT, pembunvhan, dll yg bikin muak dengernya. Pikiran makin penuh ini pandawara bisa bersihin gak? 
Ntah itu dari artis atau orang biasa, tapi kadang kalau ngikutin berita para artis-artis ini yang gak berpengaruh juga sama isi dompetku dan bodohnya juga sampai ikut musingin kehidupan mereka. ;(


Salah satu alasanku juga buat deactivate akun tiktok udah sebulan lebih untuk menghindari hal-hal negatif yg mempengaruhi mental health, berharap bisa lebih fokus dan niatnya mau produktif sih awalnya tapi ya baliknya ke twitter juga sih sama aja. LOL
Tapi emang beneran muak sama orang-orang yg,.. ahh sudahlah. Setan aja kadang minder sama kelakuan manusia.

Sekarang semisalnya ada temen yg cerita kalau dia gak mau menikah dan memilih hidup sendiri sampai mati karena alasan ketakutan dengan kondisi saat ini, aku akan sangat terbuka untuk mendukung pilihannya karena jaman sekarang banyak yg menganggap pernikahan gak se sakral dulu. Seumur hidup itu waktu yg lama, bakalan capek untuk hidup sama orang yg salah. 

Hal yg sama kalau ada temen yg udah menikah dan memilih untuk tidak punya anak karena ketakutan finansial, tidak bisa bersikap adil atau takut anak jadi korban ke egoisan orangtua suatu saat. Aku sangat terbuka untuk mendukung orang-orang berani yg punya pilihan seperti itu.

But if you ask me, i'm still want to get married and have childern. Aku memilih tetap ingin punya keluarga yg aku impikan, punya rumah yg hangat bersama orang yg aku cintai tentunya. 
I still believe in love. 

Masih percaya dalam perjalanan hidup tiap orang punya kesempatan dan bisa berubah. Itu kenapa kata 'kecenderungan' itu menjadi menarik untuk dibahas. Pilihlah dia yg cenderung sabar, atau cenderung mau mengerti kamu, atau cenderung memiliki pemahaman yg sama. Karena hidup itu gak seperti kutub Selatan - Utara tapi di tengah-tengah, apakah mengarah ke Selatan atau mengarah ke Utara.
Itu juga jadi landasan dalam pelaporan pemeriksaan psikologi, kalimat-kalimat seperti "klien memiliki kecenderungan untuk berperilaku menyakiti diri, atau kecenderungan abai pada lingkungan" karena pada dasarnya manusia itu dinamis. Sulit untuk berubah namun belum tentu tidak bisa berubah.
Pinterest

Sounds like i'm over analyze tapi pengalaman dan cerita sekitaran, relationships never works out unless the guy loves the girl more than she loves him. Kalau the guy lebih suka he will make it works selama the girl nya juga suka ya. Jadi lebih mudah berubah cause love maybe, gak tau juga sih bingung kata Aldi Taher "semuanya bingung nanti di surga baru gak bingung". Beklah lord.
Pinterest

Ngomongin perubahan, tapi hidup emang selucu dan unpredictable gitu yaa. Contohnya, ada temen cewek yg dulunya hobi pake baju yg sexy tapi sekarang rajin berbagi resep mpasi, dengan hijabnya yg syari'i, posting anak dengan caption "Masya Allah Tabarakallah" , temen cowok juga yg dulunya hobi gonta ganti cewe sekarang berubah jadi sering share postingan akun dakwah. 
Seru ya ngeliat character development orang-orang yg kita kenal dulunya itu gimana jadi berubah lebih baik. Mungkin begitu juga sebaliknya mereka ngeliat kita ntah hal apa yg dirasanya tentu ada yg berubah.

Btw my lil bro udah 13 tahun aja ni tanggal 27 Juni kemaren. Dibawah poto tahun 2017 masih bisa dipeluk, sekarang udah jadi lebih tinggi, suaranya juga udah berat. Fix jadi anak paling kicik di rumah
 ;(
Yaudah setengah 2023 nya masih gitu-gitu aja, berharap bisa lebih mengontrol diri dan dijauhkan dari hal-hal negatif. Fighting for paruh kedua 2023.!
Gonna be serious part :)


No comments:

Post a Comment